Minggu, 19 Mei 2013

Problem Dan Kendala Guru



Sumber gambar: http://arayitnum.files.wordpress.com/2012/07/eduindo.jpg

Problem dan Kendala yang dirasakan oleh guru sekolah dasar  antara lain :


1.       Kurangnya Profesionalitas Guru dalam mengajar.
 Dalam hal ini guru harus dapat menunjukan profesionalitasnya ketika sedang melaksanakan proses belajar mengajar (KBM) di kelas. Namun pada kenyataanya masih banyak guru yang belum menunjukan professional dalam profesinya. Minimnya profesionalitas guru disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
a. Karena tidak sesuai dengan bidangnya
b.Keterampilan yang dimiliki
c.Tingkat Pendidikan
d. Adanya suatu komitmen  pribadi seorang guru
             Artinya seorang guru harus mempunyai komitmen dan niatan dari hati untuk mengajarkan anak-anak dengan ikhlas.
     Untuk meningkatkan profesionalitas dibutuhkan adanya sertifikasi, seminar-seminar pendidikan dan diklat-diklat.

2.      Alat Peraga  Yang Minim
Di Sekolah Dasar terutama dalam hal alat peraga masih kurang memadai. Hanya beberapa mata pelajaran saja yang alat peraganya seperti Matemaika  dan IPA. Sedangkan untuk mata pelajaran yang lain belum tersedia. Pada dengan adanya beberapa alat peraga bertujuan untuk mempermudah siswa untuk menangkap pelajaran yang disampaikan oleh guru. Untuk menangani hal tersebur diperlukan kreativitas seorang guru untuk membuat sebuah alat peraga yang sederhana yang bermanfaat dan dapat mempermudah ia menyampaikan materi pelajaran kepada siswa.   

3.      Metode Mengajar Guru masih menggunakan ceramah.
Masih banyak guru sekolah dasar yang dalam mengajar dengan menggunakan metode ceramah. Padahal banyak metode mengajar yang efektif yang perlu diterapkan dalam sekolah dasar. Ada kalanya siswa merasa jenuh melihat cara guru mengajar. Untuk itu di perlukan adanya inovasi yang dilakukan oleh guru agar dapat membuat cara belajar mengajar yang menyenangkan. Artinya seorang guru harus bias mengatur kapan guru itu dalam mengajar menggunakan ceramah dan kapan pula guru dalam mengajar membuat sebuah kelompok belajar,diskusinya.

4.       Guru Masih Sulit Mengkondisikan Kelas
Hal ini berkaitan dengan poin yang diatas artinya guru harus menkondisikan kelas  yang memyenangkan. Tidak mudah guru dalam menkondisikan kelas yang seperti itu. Apa lagi dijenjang sekolah dasar diperlukan kesabaran dari para guru agar dapat mengatur siswanya dan mengelola kelas dengan baik. Untuk menangani tersebut seoarng guru harus mampu mendesain sebuah pengajaran yang menarik dan menyenangkan.

5.      Masalah Kesejahteraan Guru
Kesejahteraan seorang guru PNS dan Non PNS sangatlah menonjol. Hal tersebut terlihat dari gaji, gaji guru SD yang PNS lebih banyak dari pada guru SD yang Non PNS. Di samping itu  perhitungan gaji guru SD borongan, artinya perhitungan gaji guru SD perhari sedangkan perhitungan guru Sekolah Menengah di hitung perjam mata pelajaran guru itu mengajar. Di situ terlihat perbedaan yang mendasar, padahal guru mengajar siswa SD perlu kesabaran, ketelatenan, keuletan serta pengabdian yang lebih besar dari pada guru Sekolah Menengah. Untuk menangani hal tersebut pemerintah mengalakkan adanya sertifikasi bagi para guru. Untuk dapat memperjuangkan nasib dan kesejahteraannya.

6.      PGRI Masih Statis.
Dalam hal ini PGRI masih belum aktif memperjuangkan nasib guru. Salah satu narasumber juga memaparkan dulu pernah kumpulan guru-guru SD berbondong-bondong demo ke senayan hanya untuk menperjuangkan nasib mereka terutama gaji. Dengan adanya hal tersebut adalah usaha yang dilakukan pemerintah dengan menaikkan gaji. Itu terlihat bahwasanya PGRI belum aktif melakukan kegiatan-kegiatan yang secara sistematis dan langsubng berkaitan dengan peningkatan profesionalitas guru. Namun pada beberapa tahun terakhir PGRI masih aktif menyuarakan aspirasi guru yang secara umum tidak berlebihan. Untuk menangani agar PGRI mampu bergerak dinamis, diperlukan adanya  kerjasama  semua anggota terutama  guru didalamnya dan mampu mewujudkan visi dan misi dari PGRI itu sendiri. Di samping itu diperlukannya ada bantuan dari pemerintah dan semua orang agar mendukung kegiatan yang dilakukan oleh PGRI demi terciptanya tujuan nasional bangsa kita dan tujuan pendidikan nasional yaitu  mencerdasarkan kehidupan bangsa dan membentuk bangsa yang berpendidikan.

Minggu, 12 Mei 2013

Perjuangan Menggapai Ilmu Dari Berbagai Segi Kehidupan


Perjuangan Menggapai Ilmu Dari Berbagai Segi Kehidupan

            Setiap kehidupan dimana pun kita berada sangat membutuhkan yang namanya ilmu. Terkadang orang berfikir bahwa ilmu pengetahuan hanya didapat dibangku sekolah. Tetapi pada kenyataanya di setiap langkah hidup kita memiliki makna ilmu dan pembelajaran diri untuk kita semua.  Kehidupan disekiling kita banyak memberikan arti ilmu pengetahuan, bahkan dialam ini dapat mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan.
            Kita juga dapat belajar dari kisah para nabi dan rosul-rosul Allah yang senantiasa menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangannnya. Untuk itu kita akan mampu mencontoh segala amalan yang dilakukan para nabi dan rosul meski tidak setaat nabi dan rosul.  
            Hal itu sangat tercermin di lingkungan keluarga antara lain : bapak, beliau yang memberikan pelajaran buat kita untuk menjadi pribadi yang kuat, pemimpin yang baik dan bertanggung jawab, bekerja keras dalam menafkahi keluarganya. Ibu, beliau yang mengajarkan kita arti kedewasaan dalam mengelola rumah tangga, mengajarkan kesetiaan, mengajarkan kesabaran dalam mendidik anak-anaknya. Beliau juga tidak kenal lelah mengasuh kita dari dalam kandungan sampai besar sampai saat ini. Kakak, kita dapat belajar tentang lapang dada untuk senantiasa membahagiakan dan berbagi dengan adik-adiknya. Adik, kita juga dapat belajar dari kejujuran dan kepolosan dalam melakukan berbagai hal.
            Di lingkungan masyarakat, kita juga mampu belajar arti kebersamaan, saling tolong menolong, gotong royong, bertenggang rasa, dan berhubungan baik dengan berbagai lapisan masyarakat.
            Selain itu, di alam kita juga belajar banyak hal air, udara, tumbuhan, hewan, dll. Kita tahu air, air mampu memberikan manfaat yang berarti bagi penduduk di bumi. Air sangat diperlukan dalam berbagai hal. Udara, mampu memberikan nafas kehidupan dan memberikan kesejukan bagi penduduk di bumi. Tumbuhan, mampu memberikan keteduhan dalam kehidupan. Hewan, mampu memberikan kita arti tentang berbakti kepada induknya.
            Untuk itu kita harus belajar arti air dari kehidupan sehingga kita bisa seperti air yang mampu memberikan motivasi bagi diri kita dan orang lain. Kita juga harus belajar dari udara sehingga kita mampu memberikan pengayomani setiap orang dan memberikan dorongan dan semangat kepada orang lain yang mengalami kesusahan.  Kita juga harus belajar dari tumbuhan sehingga kita mampu menyimpan rahasia dan mampu memberikan solusi setiap permasalahan hidup. Kita juga harus belajar dari hewan sehingga kita senantiasa berbakti kepada orang tua.
            Untuk mencapai semua itu tidak seperti membalikkan telapak tangan. Untuk mencapai semua itu diperlukan hal-hal sebagai berikut:
 
1.      Niat yang kuat dalam hati.
2.      Berusaha dan bekerja keras.
3.      Lakukan belajar itu dengan ikhlas.
4.      Senantiasa diberi kemudahan dalam menghadapi cobaan.
5.      Senantiasa berdo’a dan bersyukur kepada Allah.
6.      Yakinkan dalam hati untuk belajar untuk bekal dunia dan akhirat.